Lecehkan Agama Buddha, Film Horor Arbat Dilarang Tayang

Film horor Thailand berjudul Arbat mendapati perhatian serius dari pemerintah negaranya. Penyebabnya, film berkaitan biksu tersebut dianggap sudah melecehkan keyakinan para penganut agama Buddha. Hasilnya, film produksi Sahamongkol Film International yg harusnya dirilis kepada minggu ini juga dilarang utk diputar di bioskop-bioskop negaranya sendiri.

Sama Seperti diutarakan Menteri Kebudayaan Thailand terhadap dua hri sebelum Arbat dirilis, pelarangan ini diberlakukan lantaran film tersebut sudah melecehkan kaum biksu Thailand. Film Arbat (makna dalam bahasa Thailand merupakan kekejaman, buat menunjukkan kelakukan jelek para biksu, red) panduan Kanittha Kwunyoo ini mengumbar adegan biksu menenggak minuman keras, memanfaatkan obat-obatan terlarang, laksanakan kekerasan, & mencium perempuan.

“Beberapa adegan tersebut tak menghormati agama Buddha,” demikian pendapat dari Tubuh Pemeriksaan Film Thailand. Tiga adegan tersebut tidak searah dgn lima pilar dalam ajaran Buddha, yg dianut oleh 67 juta masyarakat di Thailand. Kementerian Budaya Thailand serta memutuskan utk melarang film Arbat selagi tim produksi belum menghilangkan adegan-adegan kontroversial itu.

Menurut pendapat produser Arbat dari Sahamongkol Film International, kalau adegan-adegan tersebut dipotong, sehingga inti ceritanya pula dapat hilang. Oleh lantaran itu, dia dapat bernegosiasi bersama tubuh pemeriksaan film. “Hal itu menciptakan perubahan buat film & kami bakal ajukan banding atas ketentuan pemeriksaan,” katanya, seperti dilansir The Hollywood Reporter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *