Sindikat Pembobol Bagasi, 7 Oknum Karyawan Lion Air Ditangkap

sindikat-pembobol-bagasi-7-oknum-karyawan-lion-air-ditangkap-mFh

Diduga membobol bagasi calon penumpang, sedikitnya tujuh oknum karyawan Lion Air dibekuk Pegawai security Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Jumat 23 Oktober 2015.

Spesialis sindikat pembobol bagasi pesawat milik maskapai Lion Air itu diringkus Pegawai security Agen Bola bekerja sama-sama dgn kepolisian ketika sedang jalankan aksinya. Pegawai mengamankan tujuh orang yg diduga tersangka dgn dgn barang bukti.

General Manager PT AP II cabang KNIA Jaya Tahoma Sirait menyampaikan, pihaknya sudah mengamankan sindikat pembobol bagasi pesawat yg selagi ini meresahkan penumpang. “Ya kita mengamankan tujuh orang kini telah diperiksa,” terangnya dikala dikonfirmasi.

Menurut Jaya, berhasilnya Pegawai keamanan menangkap sindikat pembobol bagasi pesawat ini, berawal ketika Pegawai menangkap dua orang pelaku mutlak berinisial RA & BA, di Make Lokasi Avron KNIA, seputar pukul 11.30 WIB.

Tidak Hanya itu, barang bukti berupa power bank, parfum & sebanyak duit milik penumpang turut disita. “Lalu dilanjutkan pengembangan, alhasil diamankan jumlahnya tujuh orang & dikala ini telah diserahkan ke Polres Deliserdang,” terangnya.

Jaya menyambung ketujuh pelaku ialah berinisial, IG, RG, IDS, JHS, BA, AI, & RA. “Para tersangka ada yg bertempat tinggal di Medan & Deliserdang. Mereka seluruh pekerja di maskapai Lion Air,” ungkapnya.

Dikatakan Jaya, hasil data kehilangan penumpang di bagasi pesawat yg diperoleh, selagi Oktober 2015 kerap berlangsung kehilangan barang calon penumpang. “Misalnya, tanggal 10 September 2015 satu orang penumpang kehilangan dompet yg diletakkan di bagasi, tanggal 9 oktober perusakan tas, tanggal 12 oktober kehilangan duit segede Rp20 juta, tanggal 16 oktober kehilangan tas, tanggal 18 oktober kehilangan camera & perhiasan berlian & tanggal 22 oktober kehilangan tas pula di OOG.”

“Maka dgn maraknya laporan kehilangan itu, Pegawai kita intensifkan & sukses mengungkap pencurian di bagasi pesawat ini. & sekarang tersangka telah diserahkan ke Polres Deliserdang,” sambungnya.

Airport Manager Lion Air Dicky AR membenarkan, para tersangka yakni karyawan Lion Air sektor Bagage Handling. “Ini tetap pengembangan, buat mengetahui berapa orang yg terlibat, sejauh ini benar ada tujuh orang yg diamankan,” ucapnya.

Buat dua orang yg diduga otak tersangka pencurian bakal dipecat. Disinggung apakah pihaknya tidak jarang menerima laporan kehilangan dibagasi Lion Air, diakuinya ada tetapi tak tidak jarang. “Sudah ada yg kerja satu th hingga dua th. Seluruhnya proses hukumnya kita serahkan ke Polres Deliserdang,” tegasnya.

Setelah Itu, kata Dicky, dgn kasus ini mampu jadi pembelajaran utk perekrutan pekerja memang lah diseleksi bersama baik maka kasus mirip tak berlangsung lagi. Tersangka penting, RA & BA mengakui telah enam kali sukses menjalankan aksinya membobol tas milik penumpang di bagasi.

Kapolres Deliserdang, AKBP Meter Edi Faryadi mengemukakan sudah mengamankan tujuh tersangka yg diduga sindikat pembobol di bagasi penumpang pesawat. “Ya, mereka telah diamankan & kini telah kita memeriksa,” katanya.

Menurut Kapolres, tindakan para tersangka pembobol bagasi ini telah lama meresahkan para penumpang maskapai. Dikarenakan, mereka yg mencuri, tak segan-segan menyikat habis milik penumpang pesawat yg ada di dalam bagasi.

Kapolres pun mengakui sejauh ini telah tidak sedikit mendapat laporan kejadian kehilangan dibagasi pesawat. “Nah, bersama tertangkapnya para tersangka ini berawal dari kecurigaan Pegawai dari CCTV, adanya gerak-gerik tersangka mencurigakan melakukan pencurian bagasi penumpang,” ucapnya.

Kasus ini bakal dikembangkan siapa saja yg ikut pula sampai kemana barang itu dipasarkan. “Kalau terbukti tersangka dijerat pasal 362 jo pasal 363 KUHP,” ujarnya. Sedangkan barang bukti parfum, power bank, pula jumlahnya duit kasus ini disita utk dikembangkan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *