Ini Kata China Soal Mercusuar di Laut China Selatan

ini-kata-china-soal-mercusuar

Kementerian Luar negara(Kemlu) China menyebut, pihaknya tak dapat mengubah status quo di Laut China Selatan. Pendapat ini dikeluarkan terkait keberadaan dua mercusuar di dua pulau yg berada dalam gugus Kepulauan Spratly.

“Saya mau menekankan, China mempunyai kedaulatan yg tidak terbantahkan atas pulau-pulau Nasha & perairan sekitarnya,” kata juru berbicara Kemlu China, Hua Chunying, menyatakan Kepulauan Spratly dalam bahasa China, seperti dikutip dari page Reuters, Selasa (20/10/2015).

China didapati membangun dua mercusuar di dua kepulauan Spratly. Para ahli & diplomat menyebutkan, keberadaan mercusuar itu juga sebagai penopang klaim teritorial sepihak Beijing atas Laut China Selatan. Tapi, Chunying menegaskan, pembangunan mercusuar di kepulauan Spratly bertujuan buat meringankan keamanan navigasi.

“Kami memang lah tak butuh membangun mercusuar utk memperkuat klaim kedaulatan kami. Tak ada masalah mengubah status quo,” imbuhnya.

Cina mengklaim sebahagian agung perairan Laut Cina Selatan yg tajir energi, & sanggup membuahkan dana segar kurang lebih USD 5 triliun tiap-tiap tahunnya. Tetapi, klaim yg sama pun disuarakan oleh Brunei Darusalam, Malaysia, Filipina, Taiwan, & Vietnam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *