Kota Paris Masih Mencekam, WNI Ketakutan

Cerita WNI Tentang Rasa Takut Masih Menyergap Warga Kota Paris

Agen Sabung Ayam Keadaan kota Paris, Prancis, tetap mencekam pascaperburuan para pelaku teroris oleh aparat keamanan setempat. Elemen ini menciptakan tidak sedikit penduduk kota mode dunia itu belum berani ke luar rumah utk beraktivitas. Termasuk Juga masyarakat negeri Indonesia yg tinggal di kota itu.

Seseorang WNI yg tinggal di Paris, Nyoto, memaparkan, tidak sedikit masyarakat termasuk juga WNI yg pilih tidak ke luar rumah sepanjang Rabu (18/11) tempo hari.

“(Penduduk) Tetap belum tidak sedikit gerakan, tidak sedikit orang trauma & takut ke luar,” kata Nyoto lewat pesan singkat terhadap detikcom, Rabu (18/11) tengah malam WIB, atau Rabu sore saat setempat (Diwaktu di Paris 6 jam lebih lambat).

Masyarakat yg membutuhkan bahan pokok pilih buat berbelanja lewat pelayanan antar. “Banyak yg telephone minta (belanjaan) diantar, restoran serta kepada tutup, pun toko-toko, mobil pun enggak dulu lalang (seperti kebanyakan),” tutur Nyoto, yg serta bekerja juga sebagai staf bidang protokol di Kedutaan Akbar Republik Indonesia (KBRI) di Paris ini.

Kegiatan di KBRI serta belum sepenuhnya normal. Mencekamnya Paris, menurut Nyoto, makin bertambah dgn adanya tidak sedikit ancaman yg beredar lewat pesan singkat. Terutama bagi masyarakat yg tinggal di daerah di mana tidak sedikit terdapat kantor-kantor agung.

“Ada kawan-kawan di sana yg bilang demikian(ada ancaman). Seperti di daerah La Défense,” Kata cowok yg telah menetap di Paris lebih dari 30 th ini.

Seperti diberitakan pada awal mulanya, aparat keamanan Prancis jalankan perburuan besar-besaran kepada para pelaku teroris yg dianggap bertanggungjawab atas serangan berdarah yg berlangsung Jumat (13/11) tengah malam dulu.

Dalam perburuan yg dilakukan polisi & tentara di kawasan Saint Denis, pinggiran utara kota Paris itu, dua orang terduga teroris tewas dalam baku tembak, satu diantaranya perempuan yg meledakkan diri memanfaatkan bom rompi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *