Xbox One S dan Project Scorpio: Lebih Ramping, Mendukung 4K, dan Siap Untuk VR

Gears-of-War-4-Screenshot-1

Dalam konferensi pers yg diadakan dini hri tadi, Microsoft mengumumkan bahwa mereka bakal launcing dua varian baru Xbox One. Varian mula-mula merupakan Xbox One S, ialah Xbox One dgn rancangan yg lebih mungil & warna dominan putih. Sementara varian ke-2 dgn nama kode Project Scorpio ialah Xbox One dgn hardware yg lebih mutahir, dukungan piranti VR, pun dapat menampilkan resolusi 4K.

Xbox One S bakal dirilis kepada bln Agustus 2016 dalam tiga paket, masing-masing dgn kapasitas hard disk yg tidak sama. Paket 500 GB dipasarkan bersama harga US$299 (kira kira Rp3,9 juta), paket 1 TB seharga US$349 (lebih kurang Rp4,6 juta), & paket 2 TB seharga $399 (seputar Rp5,3 juta). Paket 2 TB yakni edisi kusus & cuma dapat sedia dengan cara terbatas.

Sedangkan Project Scorpio, yg bakal merilis kepada akhir thn 2017, digembar-gemborkan Microsoft sbg console paling canggih yg sempat ada. Dgn card grafis berkecepatan enam teraflop & procesor delapan core, console ini terang lebih kuat daripada Xbox One orisinal. Di Sayangkan Microsoft tak berikan info lebih tidak sedikit tidak cuma perincian di atas kertas. Kita masihlah mesti menunggu buat tahu dengan cara apa bentuk fisik Project Scorpio kelak.

Walaupun mempunyai hardware yg lebih modern, Project Scorpio masihlah masihlah satu keluarga bersama Xbox One. Seluruh game yg dibuat utk Project Scorpio kompatibel dgn Xbox One ataupun Xbox One S, demikian pula dgn aksesori seperti controller atau headset.

Visi baru Microsoft adalah video game tidak dengan batas
Baik Xbox One S ataupun Project Scorpio adalah perwujudan dari visi baru Microsoft. Mereka mau memberikan kebebasan lebih terhadap para pemain buat pilih platform yg mereka mainkan. Mereka pula mau membuat ekosistem video game yg tidak lagi terbatas terhadap generasi console. Play without boundaries, begitu Phil Spencer dari Microsoft menyebutnya.

Perwujudan lebih lanjut visi tersebut ialah feature baru Xbox Live yg bernama Xbox Play Anywhere. Dgn feature ini, anda lumayan membeli game satu kali saja, seterusnya anda mampu memainkannya di Xbox One ataupun Windows 10. Save data milikmu serta sanggup difungsikan di ke-2 piranti tersebut. Serupa dgn pelayanan Cross-Buy yg telah ditawarkan Sony sejauh ini.

Microsoft pula menghadirkan feature Cross-Play yg memungkinkanmu main-main game multiplayer di Xbox One dgn dgn pemain Computer, atau bahkan telpon pintar. Sekian Banyak game yg beri dukungan Cross-Play antara Xbox One & Komputer contohnya Gears of War 4, Forza Horizon 3, Sea of Thieves, & Scalebound. Sementara Minecraft dapat mensupport Cross-Play antara Komputer, Windows 10 Mobile, IOS, & Android.

Ekosistem console makin serupa Komputer?
Visi Microsoft menyangkut game yg tak terbatas terhadap generasi console lumayan menarik, namun serta mengkhawatirkan. Di satu segi, Microsoft bicara bahwa mereka yakin bahwa kemajuan technologi tak butuh mengorbankan kompatibilitas. Dari situ ada bisa saja bahwa console penerus Xbox One sesudah Project Scorpio pula dapat kompatibel bersama Xbox One.

Apabila begitu, beli console baru terhadap dasarnya menjadi cuma upgrade hardware. Software ataupun game masih sama, tetapi penampilan grafisnya pasti lebih keren di console baru. Ekosistem seperti ini amat sangat serupa bersama Computer, di mana kita sanggup bermain game lama ataupun baru asal system operasi yg kita pakai kompatibel.

Di sudut lain, visi ini tidak sejalan bersama kelebihan penting console dibanding Komputer sampai kini, yakni keseragaman platform. Developer menjadi mesti mengembangkan game mereka agar mampu optimal di lebih dari satu type hardware. Pula tak menutup mungkin nantinya ada game yg teramat berat, maka cuma sanggup jalan bersama baik di Xbox One version terupdate.

Jika telah begitu, pembeli menjadi “harus” upgrade hardware demi bermain dgn pengalaman maksimal, meskipun game tersebut kompatibel dgn console lama mereka. Usia console yg umumnya tahan selagi seputar 7-8 th dapat memendek, sama seperti hardware Computer yg demikian segera menjadi tak relevan.

Tidak cuma Microsoft, Sony pula kabarnya tengah mengembangkan PS4 NEO yg kurang lebih serupa bersama Project Scorpio. Apakah langkah yg diambil ke-2 raksasa tersebut terhadap hasilnya menguntungkan bagi para gamer ataupun developer? Aku sendiri masihlah merasa khawatir, namun kita cuma dapat menyaksikan & menunggu.

 

Bandar Bola Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *